The First Games


First Game in Psikolog Class

Sesaat kelas dimulai dan kami memulainya dengan berdoa, ketika doa terlah kami panjatkan, pak seta meminta kami  membantunya menata kursi untuk di pindahkan ke bagian sisi kelas, agar kelas memiliki ruang gerak yang cukup untuk kami memulai permainan ketangkasan yang akan beliau berikan kepada kami.

Pertama-tama beliau membagi kami menjadi 2 kelompok, kelompok pertama beranggotakan 9 anggota termasuk saya berada pada kelompok ini, dan kelompok 2 yang terdiri dari 8 anggota. Beliau menceritakan apa yang akan kami permainkan dari permainkan yang akan beliau beri. Permainan ketangkasan pertama adalah "samurai", permainan ini memperagakan gimana cara kuda kuda dan cara memegang samurai, kemudian ketika posisi berada pada kuda-kuda maka beliau memberi aba-aba untuk menebas musuh, entah dari arah kanan, kiri, depan, dan belakang dengan mata tertutup (tentunya setelah kami melakukan percobaan).

Permainan ketangkasan yang kedua adalah mengarahkan kedua kelompok tadi untuk membentuk suatu barisan memanjang, serta saling memegang pundak teman se-kelompok pada posisi pundak. Ketika kami siap pada posisi tersebut, beliau memberikan instruksi untuk melompat bersama sesuai arah yang beliau tentukan (kanan-kiri-depan-belakang) ketika kami telah melewati ujian yang pertama, maka beliau memberikan instruksi perlawanan kata, contoh; jika beliau memberikan instruksi ke kanan maka yang kami harus lakukan adalah melompat ke kiri.!! begitupun dengan arah arah lainya.

Permainan ketiga adalah instruksi untuk segera membentuk lingkaran (tentunya masih dalam berbentuk kelompok) dan ketika beliau menjelaskan apa yang akan kami mainkan dalam permainan kali ini, ternyata permainan kali ini adalah membentuk lingkaran yang sederhana dengan keadaan awal tangan yang saling bersilangan dan bergenggaman antar anggota kelompok. (bisa dibayangkan bukan??)

Permainan yang ke empat ialah permainan dimana kekompakan dari posisi awal terduduk ke posisi berdiri dengan keserempakan antar anggotanya (artinya ketika satu anggota bangun maka yang lain juga terbangun dengan berbarengan) permainan ini juga membuat sepatu anggotanya kotor dan tangan merah merah (tetapi tetap seru) kerena dalam games ini kaki dan tangan teman sekelompok menjadi tumpuan untuk menopang beban tubuh yang dari posisi duduk ke posisi berdiri (wow).

Dan kelas ini ditutup dengan menyatukan kedua kelompok dalam satu lingkaran yang solid, dan memperagakan permainan ketangkasan yang terakhir, dan saya menyebut permainan ini "tepuk paha" karena dalam permainan ini banyak gerakan menepuk paha (baik paha diri sendiri maupun paha teman kami)

soo, its so fun for young people are creative and always understanding!!

The Purpose



Tujuan (Purpose)

- Merupakan suatu titik yang ingin di capai oleh suatu individu maupun suatu kelompok dengan usaha semaksimal mungkin agar mendapatkan titik yang sempurna.

Tujuan terbagi menjadi dua :
  • Tujuan Individu
  • Tujuan Kelompok
Tujuan Individu adalah suatu keinginan untuk mencapai suatu titik oleh seseorang (individu) dengan suatu usaha  yang dilakukannya untuk mencapai titik tersebut.

Tujuan Kelompok adalah suatu titik yang ingin di capai bersama oleh sekelompok individu yang tergabung dalam suatu kelompok sehingga memiliki tujuan yang sama. Dalam menentukan tujuan kelompok tentunya akan lebih sulit dari pada menentukan tujuan individu/pribadi, karena dalam menentukan tujuan kelompok kita harus menggabungkan beberapa pemikiran dari individu - individu yang akan diwadahkan ke dalam suatu kelompok yang memiliki tujuan bersama.

Ada faktor yang harus di perhatikan dalam suatu Kelompok :
  • Rantai-Rantai Kelompok, rantai-rantai ini di ibaratkan sebagai anggota suatu kelompok dalam artian rantai-rantai ini harus sama besar atau sama ukuran, karena jika rantai-rantai ini sama besar itu berarti menggambarkan adanya suatu kekompakan yang solid.
  • Time Management, pembagian waktu yang di lakukan seseorang dalam berkelompok sangat perlu dilakukan karena dengan membagi waktu yang tepat akan tetap menjaga interaksi dan hubungan (keep and touch) antar anggota kelompok

Kuadran Time Management
Penting
Tidak
Ya
Mendesak
Tidak
I
II
Ya
III
IV

 Catatan:  
  • Hindari Kuadran I
  • Utamakan Kuadran IV
  • Laksanakan Kuadran II (area penting)
  • Abaikan Kuadran III
Planning is Important 
   adalah ciri-ciri individu yang dapat dan mampu memanfaatkan peluangnya.
Peluang
   apabila seseorang memanfaatkan kesempatan dan dia siap dengan kemampuan yang dia punya.


Peringatan:
Terhadap rantai lama janganlah mencoba memusnahkannya karena itu akan berakibat buruk bagi yang memusnahkannya, sebaiknya kita membangun rantai yang baru (fresh) agar terdapat pilihan bagi generasi baru untuk memilih rantai mana yang terbaik bagi dirinya.











 
|  Wahyu Poncotoyo's. Blogger Template By Lawnydesignz Powered by Blogger